Categories
Seni bela diri

Duel Terbaik Khabib Nurmagomedov di UFC

Khabib Nurmagomedov memutuskan untuk pensiun sebagai petarung MMA dan juga UFC pada 25 Oktober 2020. Khabib Nurmagomedov pensiun sesuai dirinya mengalahkan petarung UFC Justin Gaethje pada UFC 254 yang dihelat di Pulau Yas, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Duel yang dilakukan melawan Justin Gaethje menjadi salah satu dari lima pertarungan terbaik yang telah dilakukan oleh Khabib Nurmagomedov sepanjang karirnya di dalam UFC.

Keputusan mengejutkan Khabib Nurmagomedov di warnai dengan haru. Ia memutuskan untuk pensiun tepat setelah dirinya berhasil memenangi pertarungan UFC 254. Dengan begitu, Khabib pun mencatatkan rekor tak terkalahkan selama meniti karirnya di dalam dunia UFC.

Hasilnya, Khabib berhasil mempertahankan sabuk kelas ringannya usai
Gaethje. Petarung berjuluk The Eagle itu menang di dalam pertarungan dua ronde saja. Usai memenangi duel tersebut, Khabib terlihat penuh haru dan juga emosional hingga tak bisa lagi membendung air matanya. Tidak lama kemudian, pengumuman untuk pensiun pun diutarakan oleh petarung yang berasal dari Rusia tersebut.

Duel Terbaik Khabib Nurmagomedov di UFC

Selama menjalani total 29 pertarungan di dalam UFC, Khabib benar-benar tampil sangat tangguh sehingga terus memetik berbagai kemenangan. Hasil manis pertamanya sendiri yaitu diraih pada saat dirinya menghadapi Vusal Bayramov yaitu pada 13 September 2008.

Setelah itu, tren kemenangannya pun terus berlanjut dengan mengalahkan sejumlah nama-nama besar dalam UFC. Salah satunya yang takkan pernah terlupakan yaitu adalah duelnya melawan Conor McGregor. Berikut ini adalah lima pertarungan terbaik Khabib Nurmagomedov sepanjang kariernya di UFC:

1. Khabib Nurmagomedov Vs Al Iaquinta, UFC 223

Melawan Al Iaquinta adalah sebuah duel paling penting dalam perjalanan karier dari Khabib Nurmagomedov di UFC. Pasalnya, Khabib mendapatkan sebuah sabuk juara kelas ringan UFC setelah dirinya berhasil mengalahkan Al Iaquinta. Khabib menang dengan angka mutlak dengan rincian yaitu 50-43, 50-44, dan juga 50-43, dalam pertarungan yang dilakukan sebanyak lima ronde. Pertarungan ini juga menjadi satu-satunya kemenangan milik Khabib yang didapat dengan bertarung selama lima ronde sepanjang karirnya di UFC.

Duel Khabib vs Laquinta juga menjadi sangat menarik karena drama yang terjadi dua hari sebelum diadakannya UFC 223, 5 April 2018. Drama itu melibatkan petarung asal Republik Irlandia yaitu Conor McGregor. Conor McGregor membuat heboh dunia ketika dengan brutal dirinya menyerang bus yang berisi petarung UFC 223. Insiden itu terjadi setelah konferensi pers yang dilakukan UFC 223 yang digelar di Barclays Center, New York, Amerika Serikat. Dalam banyak video yang juga beredar, McGregor terlihat mengamuk dan melempar kursi, tongkat, hingga bahkan melempar pagar besi ke sisi kiri bus yang sedang berjalan lambat meninggalkan Barclays Center.

McGregor juga ditemani oleh beberapa orang rekannya ketika dirinya melakukan aksi tersebut. Tindakan yang dilakukan oleh McGregor dan kawan kawan tersebut berhasil membuat kaca jendela bus pecah hingga seorang petarung bernama Michael Chiesa mengalami sejumlah luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

McGregor melakukan serangan itu semua karena dirinya tidak terima dengan keputusan Presiden UFC, Dana White, yang telah mencabut sabuk juara kelas ringan UFC miliknya. Dana White membuat keputusan tersebut karena Conor McGregor sudah tidak aktif lagi bertarung selama kurang lebih dua tahun saat menjadi pemegang sabuk juara ringan UFC.

McGregor justru sempat melakukan pertarungan tinju melawan legenda Amerika Serikat yaitu Floyd Mayweather Jr, pada 2017. Dana White pada akhirnya memutuskan untuk mencari juara kelas ringan UFC yang baru karena Conor McGregor sudah absen cukup lama. Keputusan Dana White itulah yang membuat McGregor kemudian murka dan memilih menyerang bus petarung UFC 223. Insiden sebelum UFC 223 sekaligus menjadi salah satu penyulut rivalitas McGregor dengan Khabib Nurmagomedov selaku juara kelas ringan pada UFC yang baru.

2. Khabib Nurmagomedov Vs Conor McGregor, UFC 229

Enam bulan setelah memenangi sabuk juara kelas ringan dari UFC, Khabib langsung mendapatkan sebuah tantangan dari Conor McGregor. McGregor yang pada saat itu juga masih berambisi merebut kembali sabuk juara kelas ringan UFC yang diambil dari dirinya tanpa melalui pertarungan. Tensi menjelang duel Khabib vs McGregor pada saat itu sudah sangat panas karena kedua petarung terlibat sebuah perang kata-kata.

Duel Khabib vs McGregor berjalan sangat ketat sampai dengan ronde ketiga. Pada ronde keempat, Khabib mendapatkan sebuah momen ketika berhasil mendorong McGregor ke ujung Octagon. Momen tersebut kemudian tidak disia-siakan Khabib dengan menjatuhkan McGregor ke kanvas. Khabib kemudian berada dalam sebuah posisi yang menguntungkan karena berhasil menindih McGregor. Dalam posisi tersebut, Khabib berkali-kali melepaskan beberapa pukulan ke wajah dan perut Conor McGregor.

McGregor mencoba memberi perlawanan dengan cara terus berusaha mengubah posisi badannya tersebut. Namun, usaha McGregor justru membuat Khabib mendapat sebuah posisi yang lebih menguntungkan. Khabib kemudian langsung mengunci bagian leher dari Conor McGregor dengan mengaitkan kedua tangannya saat itu.

Kuncian itu membuat McGregor yang tak berdaya dan kemudian memutuskan menyerah dengan menepuk tangan Khabib menjelang akhir ronde keempatnya tersebut. Kemenangan Khabib atas McGregor bukan menjadi satu-satunya highlight yang ada dari UFC 229.

Terjadi pertarungan tambahan yang kemudian melibatkan tim Khabib dan McGregor di dalam maupun juga di luar Octagon. Insiden tersebut berawal dari tindakan Khabib yang melompat ke luar Octagon dan kemudian langsung menghantam kubu McGregor. Di sisi lain, McGregor yang berada di dalam Octagon juga terlibat baku hantam dengan dari tim Khabib.

Kerusuhan itu membuat kedua petarung kemudian dibawa masuk ke dalam ruang ganti dengan didampingi oleh polisi. Khabib yang dinyatakan sebagai pemenang juga harus rela saat itu sabuk juara kelas ringan miliknya tidak diserahkan di tengah Octagon tersebut. Akibat kerusuhan tersebut, McGregor dihukum larangan bertandingan selama setengah tahun sementara Khabib dihukum selama sembilan bulan.

3. Khabib Nurmagomedov Vs Dustin Piorier, UFC 242

Setelah mengalahkan McGregor dan kemudian menjalani hukuman sembilan bulan, Khabib kembali ke Octagon dengan menghadapi Dustin Piorier. Khabib berhasil mempertahankan gelar sabuk juara kelas ringan UFC untuk kedua kali seusai dirinya mengalahkan Dustin Piorier.

Cara Khabib mengalahkan Dustin Poirier yang saat itu juga hampir serupa halnya pada saat dirinya menumbangkan Conor McGregor yakni menggunakan submission atau kuncian. Khabib menang atas duelnya bersama dengan Dustin Piorier pada ronde ketiga dengan cara mengaitkan kedua tangannya ke leher lawannya tersebut.

4. Khabib Nurmagomedov Vs Edson Barboza, UFC 219

Duel melawan Edson Barboza adalah salah satu duel yang kemudian menjadi penentu keberhasilan dari Khabib Nurmagomedov menjadi penantang utama untuk dapat memperebutkan sabuk juara kelas ringan UFC. Khabib saat itu menempati peringkat dua di daftar penantang sementara Edson Barboza sendiri berada di urutan empat.

Duel Khabib vs Edson Barboza berjalan dengan sangat sengit selama tiga ronde hingga pada akhirnya harus ditentukan dengan keputusan dari juri. Khabib pada akhirnya menang angka mutlak atau pun unanimous decision dengan rincian sebanyak 30-24, 30-25, dan 30-25.

Demikian itulah beberapa duel Khabib Nurmagomedov di UFC, Khabib Nurmagomedov merupakan atlet UFC yang namanya sudah sangat terkenal sebagai pemain yang selalu menang di dalam pertandingannya. Belum lama ini dirinya menyatakan pensiun sebagai atlet UFC.