Categories
Seni bela diri

Kilas Balik Petarung UFC dengan Bayaran Termahal Sepanjang Musim

Dalam salah satu situs ternama yakni kompas.com, terdapat referensi mengenai para petarung UFC yang menerima bayaran termahal pada tahun 2020. Nah untuk olahraga Seni Bela diri atau campuran ini bernama MMA atau bisa di search saja menjadi ajang Mix Martial Arts. Dimana ajang ini sangat amat populer dan naik daun lho, terlebih lagi dengan petarungnya bernama Khabib Nurmagomedov, sangat terkenal sekali dia di Indonesia. Sayangnya Khabib sudah melakukan pensiun dini ya guys. 

Walau demikian, soal dari bayaran setiap pemain MMA ini masih terpaut jauh dibandingkan dengan dunia Tinju. Namun bukan berarti dalam hal ini para petarung dalam ajang ini akan menerima bayaran yang kecil ya. Kalian bisa lihat saja apa yang sudah diterima oleh sang raja UFC yakni Khabib Nurmagomedov, sebelum benar-benar memutuskan untuk pensiun dini. Petarung ternama asal dari negara Rusia ini rupanya telah menerima uang sebesar 4,5 Juta Poundsterling atau senilai Rp. 85,596 rupiah dalam laga terakhirnya di bulan Oktober tahun 2020 kemarin. Dengan duel dirinya melawan Justin Gaethje sekaligus bisa mempertahankan rekor tidak pernah terkalahkan. 

Nampaknya dalam hal ini bukan hanya Khabib Nurmagomedov saja, ada petarung UFC atau MMA lainnya yang masuk ke dalam daftar sebagai pemain dengan menerima bayaran termahal di sepanjang musim. Yuk intip siapakah orangnya ? 

Sang Raja UFC : Khabib Nurmagomedov 

Petarung yang satu ini harus kami taru di daftar list paling atas ya guys. Dimana, petarung asal Rusia ini sudah memutuskan untuk pensiun dari UFC pada tahun 2020. Dirinya ini sudah mampu menorehkan prestasi yang tidak akan terkalahkan sehingga begitu layak untuk mendapatkan predikat raja kelas ringan UFC. Menurut dari laporan, Khabib Nurmagomedov sudah mengambil keputusan untuk pensiun dikarenakan kematian dari sang ayah. Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa khabib merasa tidak ada yang perlu lagi untuk bisa diperjuangkan. Penampilan terakhir dari khabib Nurmagomedov ini sudah terjadi pada Bulan Oktober tahun 2020 melawan petarung Justin Gaethje melalui cekikan yang membuat sang lawan seketika menyerah. Walau dirinya ini sudah pensiun, tetap saja ada Indikasi dari Khabib yang akan menarik sebuah keputusannya tersebut. Akankah Khabib Nurmagomedov ini balik lagi pada ajang UFC di tahun 2021 ? dan menambahkan kekayaan yang dimilikinya sebesar Rp. 85, 596 Miliar ? 

 

Si Tengil Conor McGregor 

Selanjutnya yang masuk ke dalam list ada Conor McGregor nih ! dimana petarung ini menyematkan sebagai Raja UFC untuk dirinya sendiri dan masuk ke dalam posisi kedua mengenai hal dari bayaran pada ajang UFC di sepanjang tahun 2020 kemarin ini. Julukan dari Conor McGregor ini adalah Notorious tapi kalau kami menyebutnya dengan Si tengil hehehe… dimana dirinya ini sudah kembali lagi ke Oktagon setelah hampir 2 tahun dirinya ini absen. Conor McGregor ini menang TKO atas Petarung Donald Cerrone untuk ronde yang pertama dalam UFC 246. Dan di awal tahun 2021 ini, Conor McGregor akan kembali lagi untuk menjalankan pertarungannya. Menurut dari rencana yang ada, dirinya ini akan berduel dengan Dustin Poirier dalam UFC 257 pada tanggal 24 Januari tahun ini. Entah benar atau tidak ya kabar tersebut, karena belum melihat sumber yang ada. Petarung yang berasal dari Irlandia ini akan diprediksi mampu menerima bayaran yang besar setelah tahun kemarin dirinya sudah mengantongi uang kemenangan senilai Rp. 41,847 miliar. 

Petarung UFC Junior Dos Santos 

Ada yang asing sama nama ini ? jadi dia ini adalah petarung dengan usia 36 tahun yang pernah masuk ke dalam mantan juara dunia kelas berat UFC. di sepanjang musim atau tahun 2020 kemarin ini, dirinya sudah kehilangan banyak sekali kesempatan dalam meraih kejayaan lantaran dirinya pernah mengalami kekalahan dalam kurun waktu 3 pertarungan. Uniknya lagi dirinya ini kalah TKO untuk ronde kedua untuk semua laga tersebut. Disini 3 pertarungan itu melawan Curtis Blaydes, Jairzinho Rozenstruik hingga petarung Cyril Gane. walau demikian, Junior Dos Santos masih mampu untuk tersenyum lantaran dari bayaran yang diterima terbilang begitu besar. Terlepas lagi dari rangkaian pukulan yang telah diterimanya di Oktagon, Junior Dos Santos ini memperoleh hadiah senilai Rp. 22,825 miliar. 

Petarung Kelas Menengah Israel Adesanya 

Nama ini sangat unik memang, dimana Israel Adesanya memiliki status juara dunia UFC untuk kelas menengah. Dan sepanjang karirnya di atas oktagon, Israel Adesanya ini belum pernah terkalahkan dan sudah meraih kemenangan sebanyak 20 piala kemenangan yang diraihnya. Tepat pada tahun 2020, Israel Adesanya ini mampu mengalahkan Yoel Romero dengan adanya angka kemenangan untuk UFC 248. Dimana kemudian dirinya ini mengalahkan Paulo Costa di dalam pertarungan 2 ronde pada UFC 253. Atas kesuksesannya ini di sepanjang tahun lalu, Israel Adesanya mampu menerima bayaran dengan nilai Rp. 16,738 miliar. 

Lawan Tampan dari Justin Gaethje 

Petarung bernama Justin Gaethje ini sudah tampil begitu menawan sekali melawan Tony Ferguson dalam memperebutkan adanya gelar juara kelas ringan UFC. dirinya ini memang mutlak dengan TKO di dalam ajang UFC 249, sekaligus mampu untuk memuluskan ambisinya dalam melawan khabib Nurmagomedov. Akan tetapi disini Justin Gaethje belum menjadi seorang penantang serius bagi Khabib Nurmagomedov. Dalam ajang UFC 254 bulan Oktober, Gaethje ini harus bisa menyerah pada ronde kedua dikarenakan tidak mampu untuk lepas dari cekikan petarung asal Rusia tersebut. Walau begitu, dirinya masih menyimpan kekayaan sebesar Rp. 12,839 miliar. 

Petarung UFC Bernama Jose Aldo 

Mantan juara dengan 3x kelas Bulu UFC, Jose Aldo ini telah menjalan adanya misi membangun kembali kariernya tersebut pada tahun 2020. Dirinya ini memang gagal dalam mengambil kembali sabuk juara kelas bantam yang lowong disaat sedang melawan Peter Yan. petarung asal Brazil ini harus kalah dalam perhitungan TKO untuk UFC 251. Namun di bulan Desember tahun 2020, disini Jose Aldo mampu meraih kemenangan angka atas Marlon Vera. sepanjang tahun 2020, Jose Aldo sendiri mampu untuk menerima Bayaran senilai 660.000 Poundsterling atau sekitar Rp. 12,554 miliar. 

Petarung UFC Bernama Deivison Figueiredo 

Untuk petarung UFC yang satu ini sudah tercatat bahwa pernah meraih kemenangan sebanyak 3 kali dari 4 pertarungan yang terjadi di sepanjang Musim 2020 kemarin ini. Dirinya telah menang TKO atas joseph Benavidez pada bulan Februari, lalu mampu untuk menaklukan petarung asal dari Brazil bernama Alex Perez untuk ajang UFC 256. Dan di akhir tahun lalu dirinya ini berhasil untuk meraih hasil imbang dengan melawan Brandon Moreno dalam Fight of the Night pada ajang UFC 256. Dan di sepanjang tahun lalu dirinya ini menerima bayaran senilai 640.000 poundsterling atau senilai Rp. 12,173 miliar. 

Itulah nama-nama yang bisa kami berikan untuk kilas balik dari Petarung UFC yang memang mendapatkan bayaran termahal sepanjang Musim 2020 kemarin ini. Namun ada juga beberapa petarung lainnya seperti : (1) Anthony Pettis yang mendapatkan total biaya bayaran senilai Rp. 11,983 miliar, (2) Alistair Overeem mampu untuk mendapatkan biaya bayaran termahal dengan nilai Rp. 11.603 miliar, (3) Stipe Miocic yang mana sama seperti petarung lainnya masuk ke dalam urutan ke 10 besar dengan nilai bayaran sebesar Rp. 11,032 miliar.

Categories
Seni bela diri

Inilah Sosok Petarung UFC Bernama Jon Jones

Petarung MMA atau UFC yang bernama Jon Jones ini bukanlah sembarang petarung biasa. Dirinya seringkali bermain diatas arena dengan melakukan tindakan-tindakan yang jarang bahkan tidak dipergunakan oleh lawannya tersebut. Jon Jones melakukan sebuah teknik dengan memutarkan siku ke belakang, lalu melakukan tendangan yang terlihat tidak lazim, pelepasan yang dilakukan sangat Eksplosif dan semuanya benar-benar dibuat secara adil atau sesuai pada porsinya. Kalian boleh tanyakan ini ke beberapa rekan latihannya maupun rival yang sudah ditumbangkannya ! tentu saja dirinya bukanlah rival harian biasa, dan inilah sosok Jon Jones yang bisa kami ceritakan untuk kalian semua. 

Lahirnya Sosok Jon Jones and Family 

Jon Jones lahir pada tanggal 19 Juli Tahun 1987 di daerah Rochester – New York, Amerika Serikat. Ayah dari Jon Jones ini merupakan seorang pendeta di sebuah gereja Pantekosta di kawasan Endicott, New York – Amerika. Untuk Ibu dari Jon Jones sendiri menjadi seorang perawat. Dirinya bukan anak tunggal, melainkan memiliki kakak laki-laki yang bernama Arthur dan juga seorang adik laki-laki yang bernama Chandler. Sebelum Arthur, Jon Jones seharusnya masih memiliki kakak perempuan yakni Carmen. Namun kakak perempuannya harus meninggalkannya dalam situs s128 dikarenakan Kanker, tepat kepergiannya sebelum ulang tahunnya datang yang ke – 18. 

Jon Jones di bimbing ketat oleh agama yang mereka punya. Sesuai dengan ini, maka kalian akan tahu jika Jon Jones memiliki sebuah Tato Filipi (4:13) yang berada tepat di bagian Dadanya. Ada apa dengan tato tersebut ? jadi ini semua menyangkut pada cerita terfavorit saudara perempuannya itu yang bersumber dari Al-Kitab. Dirinya juga memiliki huruf Cina yang telah bertuliskan di bagian tulang rusuknya dan menurutnya, ini telah mewakili nama dari Saudara Perempuannya. Namun dirinya malah menemukan jika sebenarnya ini kalau Dieja menjadi arti dari kata Pejuan Damai ! 

Saudara Atletik yang Dimiliki Jon Jones 

Sebelumnya Jon Jones ini berlatih bersama dengan Jackson’s Submission Fighting yang berada di Albuquerque – New Mexico. Dirinya disana benar-benar berjuang untuk UFC. walau begitu, bisa dikatakan sehebat-hebatnya seorang Jon Jones, nyatanya dirinya tidak masuk ke dalam kategori petarung terbaik di dalam keluarganya. Bersamaan dengan hal tersebut, kakak laki-laki yang dimilikinya bernama Arthur ini adalah seorang Superstar di dalam Olahraga Sepak Bola dan juga Gulat di Sekolah Menengah. 

Dirinya kemudian lantas melanjutkan untuk bermain dalam mengatasi Hidungnya di Syracuse, yang mana atlet dengan 6 kaki dan 300 pon sudah menjadi pemimpin terbaik karir sekolah untuk menangani kekalahan dengan hasil 38,5. Dan disini Arthur sendiri dibawa pada putaran ke-5 dari Draft NFL 2010 oleh Sosok Baltimore Ravens. Selain itu adiknya yang bernama Chandler juga sudah bermain sebagai pemain bertahan bagi Arizona Cardinals. Ayahnya Pendeta, Ibunya Suster, Anak-Anaknya pecinta Olahraga yang handal. Coba bund bagi resepnya, bagaimana bisa punya anak seperti itu ? heheheh…. 

Awal Hadir di Dunia MMA atau UFC 

Disini bisa diketahui bahwa Jon Jones sudah mulai berlatih MMA ketika dirinya benar-benar mengetahui kekasihnya yang berada di SMA ( Jessie ) sedang mengandung calon anak perempuan mereka yakni Leah. dirinya menyadari bahwa Jon Jones tidak tidak menghasilkan adanya cukup uang sebagai tukang pukul dalam menghidupi keluarganya tersebut, jadilah dirinya memiliki tekad untuk bisa masuk ke Fasilitas Pelatihan Bombsquad dengan ide darinya adalah menghasilkan uang banyak sebagai seorang petarung MMA. 

Terlepas dari adanya kenyataan ini, rupanya Jon Jones juga tidak memiliki pengajuan resmi atau yang disebut dengan pelatihan menyerang. Dan dalam kurun beberapa minggu saja dirinya berhasil untuk memenangkan pertarungan MMA pertamanya atas Brad Bernard oleh TKO pada tanggal 12 April tahun 2008 silam. Setelah MMA, maka dirinya dijemput untuk kejuaraan UFC. dan disini memang dirinya berhasil dalam memenangkan pertarungan pertamanya atas rivalnya Andre Gusmao di ajang UFC 87 dengan keputusan di dalam arena. 

Karir Dunia Gulat dan Gaya dalam Bertarung 

Seperti yang bisa kalian ketahui diatas, jika Ayah dari Jon Jones ini adalah pendeta di salah satu gereja. Namun siapa sangka, jika ayahnya sendiri adalah seorang pegulat dan seringkali membina jalan di antara anak laki-lakinya tersebut untuk bergumul dan memutuskannya satu sama lain. Ayah Ibunya menyekolah dirinya di sekolah Union Endicott High School yang mana memang dirinya saat ini mengelola kejuaraan Gulat Negara pada tahun 2005 pada tingkatan Senior. Setelah dirinya lulus, langsung saja Jon Jones kuliah di Iowa Central Community College. Dan di dalam Universitasnya tersebut, Jon Jones juga sudah menjuarai Gulat Nasional Junior College dan memperoleh gelar resmi sebagai gelar Associate. 

Mengenai gaya bertarung yang dimiliki oleh dirinya, maka akan terlihat jelas jika sedang bertarung dirinya memiliki : Takedown – Pertahanan dalam Takedown – serta Keterampilan dalam Mengontrol darat yang sangat baik. Namun ini lebih condong terhadap ciri khas dari Jon Jones sebagai sebuah ledakan namun masih tetap terkontrol. Pukulan yang dimiliki oleh Jon Jones sendiri sangat Atletis dengan siku yang dimainkan berputar kebelakang dan tendangan yang dinyatakan tidak lazim juga sudah dilontarkan dirinya ketika berada diatas arena. Jika Rival tertabrak oleh tubuhnya, maka tidak akan sempat untuk menghindar. Mengenai lanjutan kehidupannya, ternyata pernikahan dengan Jessie telah dikaruniai 2 orang putri yang bernama Leah dengan Carmen Nicole. 

Kemenangan Jon Jones dalam Dunia MMA atau UFC 

Ada beberapa kemenangan yang akan kami uraikan di bawah ini, dan bisa dikatakan ini menjadi kemenangan pertarungan terbesar selama dirinya berkarir. Kira-kira, kemenangan seperti apa yang dirinya dapatkan yha ? … 

1) Jon Jones vs Daniel Cormier 

Dirinya mengalahkan sang rival yakni Daniel dengan membuat keputusan bulat pada ajang UFC 182. Sosok dari Daniel Cormier sendiri dalam pemain yang datang dengan tekad untuk bisa memenangkan pertarungan ini. Dan sosoknya sendiri memiliki keterampilan Grappling terbaik yang pernah dihadapi oleh Jon Jones. Dan yang paling Legendaris adalah pembicaraan sampah Pra Pertarungan. Disini dirinya benar-benar bisa mengalahkan Daniel yang pada saat itu tampil dengan kekuatan yang luar biasa hebat. 

2) Jon Jones Vs Alexander Gustsfsson 

Dirinya juga mengalahkan sang rival pada UFC 165. Melihat pertarungan ini maka sama saja kalian melihat Jon Jones terluka yang pertama kalinya dalam seni bela diri tersebut. Hal ini tampak begitu suram untuk bisa melawan seorang petarung yang seukuran dengan dirinya pada tingkat keahlian yang dimilikinya. Namun seperti kebanyakan laga yang ada, dirinya bisa bangkit kembali dengan memainkan siku putar kebelakang yang dirinya miliki. Sampai pada akhirnya keputusan menjatuhi Jon Jones sebagai pemenang dalam pertarungan tersebut. 

3) Jon Jones Vs Rashad Evans 

Dirinya mengalahkan sang rival pada UFC 145. Disini mereka sama-sama berlatih di Jackson’s MMA sebelum akhirnya Jon Jones mendapatkan pertengkaran dengan rekan latihannya tersebut. Dan hal ini menyebabkan Evans Meninggalkan Kamp Pelatihan tersebut. Walau disini mantan juara TUF berjuang sangat keras dalam memberikan Jon Jones pelajaran, tetap saja di akhir siapa yang menjadi pemenangnya ? 

4) Jone Jones Vs Mauricio Shogun Rua 

Dirinya mengalahkan rival pada putaran TKO Ke-3 di UFC 128. Jon Jones benar-benar bisa mengalahkan dan menghancurkan Shogun yakni Mantan Bintang Pride dan Juara Kelas Berat Ringan UFC pada masanya tersebut. Da sekali lagi, namanya membuat jalur prestasi di dalam dunia UFC. 

5) Jon Jones Vs Stephen Bonnar 

Dirinya mengalahkan sang Rival pada UFC 94. Dan pada pertarungan ini Jon Jones juga menunjukan adanya atletis dirinya di dalam mengalahkan petarung tersebut. Tendangan berputar kebelakang, memutar siku dan masih banyak lagi tampilan yang dimuat oleh Jon Jones dalam melawan rivalnya kali ini. Dan dari sini dirinya mulai yakin akan hadirnya bakat yang telah dimilikinya dalam ajang Seni Bela Diri UFC !

Categories
Seni bela diri

Inikah Petarung UFC Pengganti Khabib Nurmagomedov ?

Kabar Pensiunnya atlet UFC yang bernama Khabib Nurmagomedov memang membuat kaget dunia Olahraga. Pasalnya, permainan yang dimiliki oleh Khabib Nurmagomedov ini sangat bagus dan selalu saja membawa kemenangan bagi dirinya ketika sedang berhadapan dengan sang Rival. Keputusan yang diambil oleh Khabib Nurmagomedov saat pensiun memang sempat memanaskan dunia perseteruan Divisi Kelas Ringan. Dan katanya ada 5 Petarung lainnya yang akan berburu sabuk juara UFC pada kelas Ringan yang memang sudah ditanggalkan setelah sang Legendaris ini pensiun. 

Petarung Rusia ini memang Pensiun dini dengan catatan yang dimilikinya sempurna. Yakni ada 29 Kemenangan tanpa pernah sedikitpun mengalami kekalahan ! Gila gila, hebat banget kan.. Kemenangan dirinya saat melawan Justin Gaethje yang akan membuat Khabib ini mempertahankan gelar Sabuk Juara pada kelas yang ringan. 

Dengan begini, Titel yang sudah ditanggalkan oleh Khabib Nurmagomedov sampai detik ini benar-benar Kosong alias Clean dan Murni tanpa mengalami kekalahan. Setidaknya dikabarkan ada 5 petarung yang dianggap siap untuk menjadi kandidat juara. Berikut ini kami akan berikan sedikitnya uraian dari siapa saja yang dikatakan siap menggantikan Khabib Nurmagomedov nanti. Yuk siapkan buku catatan olahraga kalian, dan tulislah nama-nama tersebut dari sekarang sebagai pengingat apa memang benar orang-orang inilah yang siap menggantikan peran dari Khabib Nurmagomedov ? 

Petarung UFC – Justin Gaethje 

Dalam hal ini Gaethje sudah sangat jelas menjadi kandidat pertama di dalam memegang rekor untuk sabuk pada juara Kelas Ringan di ajang UFC. dirinya bahkan masih saja memegang Sabuk Interim pada juara Kelas ringan meskipun, pernah kalah dari Khabib Nurmagomedov. Dirinya juga secara langsung sudah mendeklarasikan adanya pemain Nomor 1 , bersamaan dengan pensiunnya Khabib Nurmagomedov. Dan saat ini bisa dipastikan jika dirinya pasti ikut hampir di setiap pertarungan dengan perebutan pada gelar-gelar selanjutnya. 

Selain itu, Khabib Nurmagomedov juga sempat memberikan nasihat untuk dirinya bahwa “ Kamu harus terus dekat dengan orang tuamu “ ( kurang lebihnya seperti itu kutipan atas pesan darinya untuk Gaethje ). Dan disini Khabib juga tahu bahwa Gaethje ini merupakan seorang pria yang hebat, jadi Khabib tahu bagaimana dirinya bisa menjaga orang-orang terdekatnya. 

Pesan dari Khabib  juga bisa sangat mudah untuk dipahami, sebab dirinya benar-benar memiliki hubungan yang sangat amat erat terhadap kedua orang tuanya termasuk kepada ayahnya yang bernama Abdulmanap Nurmagomedov yang telah berpulang ke Rahmatullah, diakibatkan adanya Komplikasi dan juga Covid-19 pada bulan Juli lalu. Dan kita juga tahu, kemenangan dirinya berkat keteladanannya dengan sang pencipta dan juga berkat menyayangi kedua orang tuanya tersebut. 

Petarung UFC – Conor McGregor

Petarung yang satu ini berasal dari negara Irlandia dan sudah hampir mendekati ke masa-masa dari pensiunnya. Dirinya sendiri bahkan sudah merencanakan adanya laga Comeback melawan Dustin Poirier di bulan Januari mendatang. Disini McGregor juga ingin memperebutkan adanya Titel yang belum pernah diraih oleh dirinya seusai mendapatkan ejekan dari Gaethje. Dan peluang terjadinya pertarungan McGregor dengan Gaethje ini bisa saja terjadi di tahun Depan. 

Petarung UFC – Dustin Poirier 

Dirinya telah dijadwalkan untuk melawan McGregor dalam laga Comeback pada bulan Januari mendatang. Jadi tidak akan heran bila, dirinya masuk ke dalam salah satu kandidat perebut titel kelas Ringan di ajang UFC jika memang dirinya dinyatakan mampu menumbangkan McGregor. Dustin Poirier sendiri bukan seorang petarung yang sembarangan, sebab dirinya pernah mengalahkan Gaethje 2 tahun silam (2018) dan sudah memiliki rekor sebanyak 26x menang dengan 6 x too soon alias kalah.

Petarung UFC – Tony Ferguson 

Petarung unu seharusnya bisa menjadi lawan Khabib do 5x kesempatan yang berbeda-beda. Namun duel-duel yang ada malah selalu saja terbatalkan akibat banyak sekali alasan di dalamnya. Dan kini bisa dipastikan jika dirinya tidak akan pernah bisa merasakan pukulan demi pukulan dari Khabib Nurmagomedov akibat dirinya sudah pensiun. Kemungkinan besar dirinya akan sesegera mungkin untuk mencari lawan dan mengincar adanya sabuk juara pada beberapa kelas yang ada, terutama kelas ringan. 

Petarung UFC – Michael Chandler 

Petarung ini sudah dikontrak UFC setelah melakukan kerjasamanya dengan Bellator benar-benar berakhir. Promosi yang dia habiskan selama 9 tahun bersamanya dengan memiliki 3 gelar juara. Dirinya juga berharap untuk bisa menghadapi Dustin Poirier ataupun Tony Ferguson pada Fight Island, namun tetap tidak menghasilkan apapun itu. Sebab itulah, Chandler bisa berharap untuk memperoleh kesempatan jauh lebih besar dengan pensiunnya dari Khabib. Dirinya juga diketahui ingin merebut sabuk juara pada peninggalan Khabib. 

Pertarungan Terbaik yang Dimiliki Oleh Khabib Nurmagomedov

Ada beberapa pertarungan terbaik yang telah dihasilkan oleh Khabib sebelum dirinya menyatakan pensiun. Nah berikut ini menurut kami ada beberapa pertarungan terbaik yang bisa kalian ketahui, seperti : 

Khabib Vs Thiago Tavares – dimana dirinya ini menghadapi petarung tersebut sejak bulan Januari tahun 2013. Tavares sendiri bukan menjadi lawan yang mudah. Akan tetapi, Khabib masih mampu untuk membuat lawannya terkapar hingga KO di ronde pertama. Pertarungan ini memang sudah menjadi pertama kali ketika Khabib menang KO di ajang UFC dan sudah menancapkan namanya sebagai seorang petarung papan atas. Apalagi dirinya sendiri menang berkat pukulan telak dan bukan atas kuncian dari gulat yang biasanya dirinya lakukan. 

Khabib Vs Abel Trujillo – dirinya kembali menang pada bulan Mei di tahun 2013 pada UFC 160. Dan kali ini dirinya juga sudah sukses menang atas Abel walau semuanya lewat angka. Namun bukan berarti ini kemenangan kurang bagi dirinya. Justru, lawannya ini yakni Abel menjadi petarung yang sangat ganas. Jadi wajar saja, jika Habib lama sekali menumbangkan dirinya tersebut. 

Khabib Vs Rafael dos ANJOS – Sebelumnya nama dari Dos Anjos ini menjadi salah satu kandidat juara kelas Welterweight  UFC. dan tak hanya memiliki serangan yang mematikan, untuk kunci nya sendiri juga sangat sulit untuk bisa dilepaskan. Kemudian dirinya langsung bertemu Khabib pada bulan April tahun 2014 silam. Dan untuk pertarungan kali nini, Khabib bisa tampil dominan  dan juga akhirnya dengan menggunakan angka yang mutlak. Pertarungan ini juga membuat dirinya menjadi pusat perhatian dari Conor McGregor. 

Khabib Vs Edson Barboza – sebelum dirinya menghadapi McGregor, maka Khabib harus lebih dahulu membuktikan kualitasnya tersebut pada UFC 219 di bulan Desember pada tahun 2017 silam. Lawan yang ditumbangkan juga tidak mudah dikarenakan, Barboza ini mengincar laga lawan seperti McGregor. Dan untuk laga ini, Khabib benar-benar harus bersusah payah untuk bisa mendapatkan kemenangan tersebut dengan skor yang diraihnya mutlak. Dan ini masuk ke dalam list pertarungan pada performa terbaik yang dirinya miliki. 

Semoga saja dari pensiunnya Khabib Nurmagomedov, bisa mendapatkan ganti yang setimpal nantinya.

Categories
Seni bela diri

Fakta Menarik Justin Gaethje

 


Justin Gaethje dirinya akan menghadapi kompatriotnya yang berasal dari Amerika Serikat, Tony Ferguson, pada ajang UFC 249. Duel perebutan gelar juara interim kelas ringan tersebut akan dijadwalkan bergulir pada Gaethje, sesungguhnya bukan merupakan lawan “asli” Ferguson. Ia hanya menjadi pengganti dari Khabib Nurmagomedov.

Khabib memutuskan untuk mundur dari pertarungan untuk menjalani karantina di Rusia saat pandemi virus corona belum mereda. Meskipun hanya menjadi seorang petarung “cadangan”, Gaethje memiliki sejumlah fakta menarik di UFC. Salah satunya fakta bahwa dirinya pernah menjadi “murid” dari legenda tinju dunia yaitu Mike Tyson.

Fakta Menarik Justin Gaethje

Justin Gaethje kemudian berhasil menang TKO atas Tony Ferguson pada pertarungan UFC 249 yang dilangsungkan di VyStar Veterans Memorial Arena, Florida, Amerika Serikat. Kemenangan atas Ferguson membuat Gaethje akhirnya merebut gelar juara dunia interim yang ada di dalam kelas ringan UFC. Hasil di UFC 249 juga membuat The Highlight berpeluang untuk dapat menghadapi Khabib Nurmagomedov untuk dapat merebut gelar juara sbobet dunia kelas ringan dalam UFC. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dari Justin Gaethje.

1. “Sohib” Khabib Nurmagomedov

Gaethje dan juga Nurmagomedov adalah sama-sama petarung yang berasal sebuah agensi yang sama, yaitu Dominance MMA. Kedua petarung besar tersebut juga sama-sama diurus oleh seorang manajer yaitu Ali Abdelaziz. Selain mereka, agensi Dominance MMA juga menjadi agensi yang menampung banyak para juara UFC seperti : Kamaru Usman (welterweight) dan juga Henry Cejudo (bantamweight).

2. Menjalani debut UF dengan hasil minor

Sebelum dirinya memutuskan untuk dapat bergabung dengan UFC, Gaethje sempat juga tampil cemerlang pada ajang WSOF. Bersama WSOF, petarung berusia 31 tahun tersebut tampil dominan dan bahkan menjadi seorang memegang juara kelas ringan di dalam WSOF. Namun, rapor tersebut tidak langsung membantu Gaethje pada saat dirinya melakoni debut di ajang UFC. Gaethje kalah dari Eddie Alvarez yaitu pada UFC 218, 2 Desember 2017. Hasil minor Gaethje kemudian berhasil berlanjut saat dirinya menghadapi Dustin Poirer pada ajang UFC on Fox pada April 2018.

3. “Murid” Mike Tyson

Hal ini juga diketahui melalui unggahan dari Twitter milik Mike Tyson pada saat dirinya bertemu dengan Justin Gaethje dan Ottman Azaitar. Dalam unggahannya tersebut, Tyson juga terlihat memberi sebuah arahan dalam memukul lawan kepada Gaethje dan juga Azaitar. Petinju yang dahulu memiliki julukan si Leher beton tersebut menampilkan gerakan pukulan hook dan kombinasi.

4. Penantang garis keras Conor McGregor

Gaethje yang juga diketahui akhir-akhir ini memang sangat getol melancarkan tantangannya kepada McGregor. Hal tersebut juga dapat dilihat melalui akun Twitter pribadi Gaethje. Petarung yang merupakan kelahiran Arizona tersebut memiliki sebuah alasan atas pertarungannya melawan McGregor. Dia ingin menjadi penantang nomor satu untuk gelar juara dari kelas ringan yang saat ini masih dipegang oleh Nurmagomedov. Seperti yang diungkapkan oleh dirinya di twitter bahwa ia ingin saling bertanding dengan McGregor untuk mencari tahu lawan nomor 1 dalam perebutan gelar kelas ringan.

5. Memiliki karir amatir gemilang

Sebelum dirinya menjadi petarung MMA profesional, Gaethje sempat menjalani serangkaian pertarungan amatir pada saat dirinya masih kuliah di University of Northern Colorado. Dia berhasil tampil dengan memukau dan juga menjadi petarung yang memiliki catatan berhasil memperoleh tujuh kemenangan tanpa ada kekalahan. Setelah menapaki jalan amatir tersebut, Gaethje kemudian menjadi seorang petarung MMA profesional.

6. Paling sering menang pada ronde pertama

Gaethje adalah petarung yang tidak suka berlama-lama dalam bertanding. Dia sudah bertanding secara profesional yaitu sebanyak 23 kali. Hasilnya menurut sebuah catatan dari Sherdog, Gaethje juga paling sering meraih kemenangannya tersebut pada ronde pertama yang diketahui sudah di menangkannya sebanyak 9 kali. Sisanya, dia yang menang pada ronde kedua yaitu sebanyak 7 kali dan dalam ronde ketiga sebanyak 6 kali kemenangan.

7. Hobi menang KO

Gaethje menjadi petarung yang juga dikenal memiliki kemampuan dan gaya gulat mumpuni, tetapi, dia tetap seorang petarung yang agresif. Alhasil, dia pun sering meraih sebuah kemenangan knockout (KO) yakni sudah sebanyak 18 kali. Sisanya dicatat 1 kali dengan submission dan juga 2 kali dengan decision unanimous.

8. Justin Gaethje Ukir Rekor

Justin Gaethje menjadi petarung pertama yang ada di dalam sejarah MMA yang mampu memenangi gelar yang ada di UFC dan juga WSOF. Dalam laga kontra Tony Ferguson yang ada di UFC 249. Gaethje menjadi pemain yang sukses menghajar Tony Ferguson dan memberikan kekalahan KO pertamanya di dalam karier UFC.

9. Kekalahan Pertama Ferguson Sejak Tahun 2012

Kekalahan dari Justin Gaethje adalah sebuah kekalahan pertamanya yang dialami yaitu pada Mei 2012. Ini artinya, dalam kurun waktu delapan tahun bermain menjadi pemain UFC, Ferguson selalu menampilkan aksi ciamik sebelum pada akhirnya dihentikan di UFC 249 lewat kekalahan KO yang dilakukan oleh Justin Gaethje.

10. Gaethje Mendaratkan 30 Tendangan

Salah satu hal yang cukup menarik adalah Justin Gaethje memang pada saat itu benar-benar memanfaatkan kecepatan kakinya untuk dapat menyerang lawan. The Highlight setidaknya dirinya berhasil mendaratkan 30 tendangan kepada Tony Ferguson di dalam laga tersebut.

11. Hidup Bersama Nenek

Dulu ibunya selalu menitipkan Justin Gaethje kepada sang nenek. Nenek yang selalu banyak memasak jika dirinya sedang ada di rumahnya. Justin Gaethje diketahui tumbuh bersama nenek, hal tersebut juga diungkap oleh Gaethje kepada media dalam acara UFC 249 Media Virtual Day. Hidup di keluarga multikultural, Gaethje rupanya mempunyai sebuah misi khusus ketika sedang dititipkan ke rumah neneknya yaitu keluarganya memanfaatkan Gaethje untuk mengajari sang nenek berbahasa Inggris. Karena Nenek Gaethje adalah orang Meksiko.

Sewaktu neneknya sudah berhasil menguasai bahasa Inggris dengan baik, petarung UFC yang juga berjuluk The Highlight ini kemudian merasa sangat bangga meski membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengajari neneknya. Keluarga yang saat itu memakai dirinya untuk mengajari nenek berbahasa Inggris. Butuh waktu sekitar 40 tahun sampai nenek menjadi seorang warga negara Amerika Serikat.

12. Jauh Orang Tua Sejak Kecil

Kehidupan Gaethje memang bisa dibilang juga cukup unik secara kultural. Lahir dari pasangan Jerman dan Meksiko, Gaethje kemudian tumbuh besar di lingkungan Arizona, AS. Ibunya yang merupakan seorang kepala kantor pos dan ayahnya sendiri seorang penambang membuat dia terpaksa jauh dari orang tuanya sejak kecil. Jauh dari orang tua justru membuat dirinya lebih mengenal terhadap dunia MMA lewat sang kakek yang dahulu sempat belajar tinju saat menjadi seorang tentara.

Demikian itulah fakta-fakta menarik dari Justin Gaethje seorang atlet UFC yang kini menyandang gelar juara. Justin Gaethje tumbuh menjadi seorang pemain UFC yang tangguh dan tercatat sebagai pemain yang hanya satu kali menerima kekalahan dalam karirnya. Semoga dengan artikel ini pengetahuan anda tentang UFC dapat bertambah. Terimakasih.

 

Categories
Seni bela diri

Duel Terbaik Khabib Nurmagomedov di UFC

Khabib Nurmagomedov memutuskan untuk pensiun sebagai petarung MMA dan juga UFC pada 25 Oktober 2020. Khabib Nurmagomedov pensiun sesuai dirinya mengalahkan petarung UFC Justin Gaethje pada UFC 254 yang dihelat di Pulau Yas, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Duel yang dilakukan melawan Justin Gaethje menjadi salah satu dari lima pertarungan terbaik yang telah dilakukan oleh Khabib Nurmagomedov sepanjang karirnya di dalam UFC.

Keputusan mengejutkan Khabib Nurmagomedov di warnai dengan haru. Ia memutuskan untuk pensiun tepat setelah dirinya berhasil memenangi pertarungan UFC 254. Dengan begitu, Khabib pun mencatatkan rekor tak terkalahkan selama meniti karirnya di dalam dunia UFC.

Hasilnya, Khabib berhasil mempertahankan sabuk kelas ringannya usai
Gaethje. Petarung berjuluk The Eagle itu menang di dalam pertarungan dua ronde saja. Usai memenangi duel tersebut, Khabib terlihat penuh haru dan juga emosional hingga tak bisa lagi membendung air matanya. Tidak lama kemudian, pengumuman untuk pensiun pun diutarakan oleh petarung yang berasal dari Rusia tersebut.

Duel Terbaik Khabib Nurmagomedov di UFC

Selama menjalani total 29 pertarungan di dalam UFC, Khabib benar-benar tampil sangat tangguh sehingga terus memetik berbagai kemenangan. Hasil manis pertamanya sendiri yaitu diraih pada saat dirinya menghadapi Vusal Bayramov yaitu pada 13 September 2008.

Setelah itu, tren kemenangannya pun terus berlanjut dengan mengalahkan sejumlah nama-nama besar dalam UFC. Salah satunya yang takkan pernah terlupakan yaitu adalah duelnya melawan Conor McGregor. Berikut ini adalah lima pertarungan terbaik Khabib Nurmagomedov sepanjang kariernya di UFC:

1. Khabib Nurmagomedov Vs Al Iaquinta, UFC 223

Melawan Al Iaquinta adalah sebuah duel paling penting dalam perjalanan karier dari Khabib Nurmagomedov di UFC. Pasalnya, Khabib mendapatkan sebuah sabuk juara kelas ringan UFC setelah dirinya berhasil mengalahkan Al Iaquinta. Khabib menang dengan angka mutlak dengan rincian yaitu 50-43, 50-44, dan juga 50-43, dalam pertarungan yang dilakukan sebanyak lima ronde. Pertarungan ini juga menjadi satu-satunya kemenangan milik Khabib yang didapat dengan bertarung selama lima ronde sepanjang karirnya di UFC.

Duel Khabib vs Laquinta juga menjadi sangat menarik karena drama yang terjadi dua hari sebelum diadakannya UFC 223, 5 April 2018. Drama itu melibatkan petarung asal Republik Irlandia yaitu Conor McGregor. Conor McGregor membuat heboh dunia ketika dengan brutal dirinya menyerang bus yang berisi petarung UFC 223. Insiden itu terjadi setelah konferensi pers yang dilakukan UFC 223 yang digelar di Barclays Center, New York, Amerika Serikat. Dalam banyak video yang juga beredar, McGregor terlihat mengamuk dan melempar kursi, tongkat, hingga bahkan melempar pagar besi ke sisi kiri bus yang sedang berjalan lambat meninggalkan Barclays Center.

McGregor juga ditemani oleh beberapa orang rekannya ketika dirinya melakukan aksi tersebut. Tindakan yang dilakukan oleh McGregor dan kawan kawan tersebut berhasil membuat kaca jendela bus pecah hingga seorang petarung bernama Michael Chiesa mengalami sejumlah luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

McGregor melakukan serangan itu semua karena dirinya tidak terima dengan keputusan Presiden UFC, Dana White, yang telah mencabut sabuk juara kelas ringan UFC miliknya. Dana White membuat keputusan tersebut karena Conor McGregor sudah tidak aktif lagi bertarung selama kurang lebih dua tahun saat menjadi pemegang sabuk juara ringan UFC.

McGregor justru sempat melakukan pertarungan tinju melawan legenda Amerika Serikat yaitu Floyd Mayweather Jr, pada 2017. Dana White pada akhirnya memutuskan untuk mencari juara kelas ringan UFC yang baru karena Conor McGregor sudah absen cukup lama. Keputusan Dana White itulah yang membuat McGregor kemudian murka dan memilih menyerang bus petarung UFC 223. Insiden sebelum UFC 223 sekaligus menjadi salah satu penyulut rivalitas McGregor dengan Khabib Nurmagomedov selaku juara kelas ringan pada UFC yang baru.

2. Khabib Nurmagomedov Vs Conor McGregor, UFC 229

Enam bulan setelah memenangi sabuk juara kelas ringan dari UFC, Khabib langsung mendapatkan sebuah tantangan dari Conor McGregor. McGregor yang pada saat itu juga masih berambisi merebut kembali sabuk juara kelas ringan UFC yang diambil dari dirinya tanpa melalui pertarungan. Tensi menjelang duel Khabib vs McGregor pada saat itu sudah sangat panas karena kedua petarung terlibat sebuah perang kata-kata.

Duel Khabib vs McGregor berjalan sangat ketat sampai dengan ronde ketiga. Pada ronde keempat, Khabib mendapatkan sebuah momen ketika berhasil mendorong McGregor ke ujung Octagon. Momen tersebut kemudian tidak disia-siakan Khabib dengan menjatuhkan McGregor ke kanvas. Khabib kemudian berada dalam sebuah posisi yang menguntungkan karena berhasil menindih McGregor. Dalam posisi tersebut, Khabib berkali-kali melepaskan beberapa pukulan ke wajah dan perut Conor McGregor.

McGregor mencoba memberi perlawanan dengan cara terus berusaha mengubah posisi badannya tersebut. Namun, usaha McGregor justru membuat Khabib mendapat sebuah posisi yang lebih menguntungkan. Khabib kemudian langsung mengunci bagian leher dari Conor McGregor dengan mengaitkan kedua tangannya saat itu.

Kuncian itu membuat McGregor yang tak berdaya dan kemudian memutuskan menyerah dengan menepuk tangan Khabib menjelang akhir ronde keempatnya tersebut. Kemenangan Khabib atas McGregor bukan menjadi satu-satunya highlight yang ada dari UFC 229.

Terjadi pertarungan tambahan yang kemudian melibatkan tim Khabib dan McGregor di dalam maupun juga di luar Octagon. Insiden tersebut berawal dari tindakan Khabib yang melompat ke luar Octagon dan kemudian langsung menghantam kubu McGregor. Di sisi lain, McGregor yang berada di dalam Octagon juga terlibat baku hantam dengan dari tim Khabib.

Kerusuhan itu membuat kedua petarung kemudian dibawa masuk ke dalam ruang ganti dengan didampingi oleh polisi. Khabib yang dinyatakan sebagai pemenang juga harus rela saat itu sabuk juara kelas ringan miliknya tidak diserahkan di tengah Octagon tersebut. Akibat kerusuhan tersebut, McGregor dihukum larangan bertandingan selama setengah tahun sementara Khabib dihukum selama sembilan bulan.

3. Khabib Nurmagomedov Vs Dustin Piorier, UFC 242

Setelah mengalahkan McGregor dan kemudian menjalani hukuman sembilan bulan, Khabib kembali ke Octagon dengan menghadapi Dustin Piorier. Khabib berhasil mempertahankan gelar sabuk juara kelas ringan UFC untuk kedua kali seusai dirinya mengalahkan Dustin Piorier.

Cara Khabib mengalahkan Dustin Poirier yang saat itu juga hampir serupa halnya pada saat dirinya menumbangkan Conor McGregor yakni menggunakan submission atau kuncian. Khabib menang atas duelnya bersama dengan Dustin Piorier pada ronde ketiga dengan cara mengaitkan kedua tangannya ke leher lawannya tersebut.

4. Khabib Nurmagomedov Vs Edson Barboza, UFC 219

Duel melawan Edson Barboza adalah salah satu duel yang kemudian menjadi penentu keberhasilan dari Khabib Nurmagomedov menjadi penantang utama untuk dapat memperebutkan sabuk juara kelas ringan UFC. Khabib saat itu menempati peringkat dua di daftar penantang sementara Edson Barboza sendiri berada di urutan empat.

Duel Khabib vs Edson Barboza berjalan dengan sangat sengit selama tiga ronde hingga pada akhirnya harus ditentukan dengan keputusan dari juri. Khabib pada akhirnya menang angka mutlak atau pun unanimous decision dengan rincian sebanyak 30-24, 30-25, dan 30-25.

Demikian itulah beberapa duel Khabib Nurmagomedov di UFC, Khabib Nurmagomedov merupakan atlet UFC yang namanya sudah sangat terkenal sebagai pemain yang selalu menang di dalam pertandingannya. Belum lama ini dirinya menyatakan pensiun sebagai atlet UFC.

Categories
Seni bela diri

Petarung ONE Champions Terhandal dari Indonesia

Ternyata dalam ajang kelas dunia, petarung dari Indonesia sangat handal dan juga sangat berbakat dalam kejuaraan One Champions. Nah, hal ini sudah ada dalam beberapa tahun terakhir yang mana, Indonesia berhasil untuk menghasilkan adanya sejumlah petarung sbobet88 online yang hebat. Jadi, tidaklah heran jika One Champions telah menggelar adanya pertarungan di Tanah Air sejak tahun 2012 silam. Dan dari lahirnya para petarung handal ini, maka tidak akan terlepas lagi dari adanya aktivitas untuk Gym, seperti halnya di jakarta yakni Muay Thai dan juga Bali MMA.

Dari adanya kedua Gym kelas dunia ini, telah berhasil untuk menghasilkan banyak sekali petarung Indonesia yang mana sukses dalam menjalani karir di Kancah Global ( berarti sudah masuk ke jenjang Internasional ). Dalam waktu 2 tahun lalu yakni tepatnya di tahun 2018 bulan Januari,  banyak para petarung yang akan langsung menunjukkan kemampuannya pada ajang ONE : Kings of Courage yang mana ada di Jakarta Convention Center atau JCC. 

Tercatat ada 7 atlet bela diri di Indonesia yang sudah berpartisipasi dalam acara bergengsi ONE Champion. Kira-kira, siapa saja para atlet yang kami maksudkan ini ? untuk lebih jelasnya, bisa kalian scroll kebawah sekarang juga. 

 

Atlet Tarung Bernama : Stefer Rahardian 

Sebagai mestinya, ini menjadi salah satu talenta terhebat yang ada di Indonesia. Dimana Stefer Rahardian sendiri sudah sukses di dalam melewati kehidupan yang sangat penuh dengan kesulitan saat sudah tumbuh menjadi dewasa. Walau begitu, kehidupannya sendiri sudah langsung berubah pada saat dirinya menemani rekan di kelas Brazilian Jiu Jitsu tahun 2008 silam. 

Rahardian ini langsung saja terpikat pada seni pertarungan tersebut dan akhirnya bisa memenangi beberapa turnamen gulat yang ada. Nah, pada ajang ONE Champions sendiri petarung yang berusia 33 tahun asal Jakarta ini mampu mencetak rekor kemenangan sempurna dengan nilai 7 – 0. Di dalam pertarungan yang selanjutnya, Stefer Rahardian benar-benar akan menghadapi  petarung asal Pakistan yang bernama Muhammad Imran atau “ The Spider “. 

 

Atlet Tarung Bernama : Sunoto 

Untuk keduanya ada Sunoto. Dimana Sunoto sendiri tidak akan asing dengan kesuksesan di dalam seni bela diri. Saat ini, memang tumbuh dewasa di daerah Jawa Tengah, dirinya mencoba langsung tangan serta kakinya di dalam berbagai disiplin bela diri.  Dirinya pernah benar-benar mencoba beladiri seperti Taekwondo, lalu Wushu, Japanese Jiu Jitsu yang tradisional. Sampai pada akhirnya, dirinya benar-benar berhasil menjadi juara Indonesia Karate WKF. 

Pada saat dirinya mulai mengikuti ONE Championship, maka Pria yang lahir di Indonesia dan tinggal di Indonesia sudah berusia 33 tahun mencatat rekor impresif dengan nilai 6 – 3. Dalam pertarungannya yang terakhir, Pria Indonesia ini yang bernama Sunoto sudah langsung mencetak kemenangan Technical Knock Out pada ronde pertama atas petarung lainnya yang berasal dari Kamboja yakni Chang Heng. 

Pada kesempatan selanjutnya, yakni laga ONE Kings of Courage , Sunoto akan memulai pertarungan melawan atlet Kamboja yang lainnya bernama Rin Saroth. 

 

Atlet Tarung Bernama : Senduk 

Atlet yang bernama lengkap Victorio Indra Senduk , dimana dirinya adalah atlet ONE Championship berasal dari Bandung – Jawa Barat yang tidak akan terkalahkan pada kelas bulu. Dirinya juga sudah dikenal langsung sebagai mantan juara kelas bulu IBC dari situs lainnya yang kami baca. Latar Belakang dari bela diri Wushu dan juga Kickboxing, Senduk ini menjadi petarung yang bertipe sebagai penyerang yang sangat kuat dan juga sangat agresif. Dirinya mewakili dari Gorilla Fight Club, Senduk sendiri akan langsung kembali ke ring ONE Championship di dalam melawan rekan yang Senegaranya, yakni Yohan Mulia Legowo. 

 

Atlet Tarung Bernama : Yohan Mulia Legowo 

Atlet petarung ONE Champions yang satu ini, berasal dari daerah Solo yakni Jawa Tengah yang sudah berkompetisi pada ajang bela diri profesional selama kurang lebih dari 15 tahun. Nama lain dari Yohan sendiri adalah The Iceman, dirinya langsung memiliki rekor profesional dengan nilai 8 hingga 6. Dimana hadir pada 5 kemenangan kuncian dan juga 3 knockout atau K.O. Disini Yohan juga banyak dikenal sebagai petarung serba bisa, disini benar-benar menyatukan berbagai teknik bela diri seperti halnya Gulat, Judo, lalu Jiu Jitsu dan juga Kungfu. 

 

Atlet Tarung Bernama : Riski Umar 

2 tahun lalu dirinya baru berusia 25 tahun, yang at least di tahun ini atlet handal asal Indonesia sudah berusia 27 tahun dengan jenjang karir dalam dunia ONE Champions benar-benar baik. Petarung ini berasal dari Ternate, dengan panggilan di dalam gelanggang sebagai King Kong. Ketertarikan dirinya yang mendorong untuk langsung menguasai semua ilmu bela diri dan hal ini sendiri akan menjadi bekal penting lainnya dalam ring ON Championship. 

Riski Umar sendiri belajar Taekwondo dan juga silat pada masa kecilnya. Sesaat setelahnya, Umar ini pergi ke negeri Thailand hanya untuk mempelajari Muay Thai. Dirinya sendiri dari Thailand, langsung pindah ke Bali dan untuk menyempurnakan kemampuannya di Bali MMA. Lalu pada gelaran ONE Kings of Courage nanti, Umar sendiri akan langsung menghadapi sesama petarung Indonesia yakni Arnol Batubara. 

 

Atlet Tarung Bernama : Arnol Batubara 

Pria ini berasal dari Bandung – Jawa barat yang dimana ini merupakan petarung pada kelas terbang di dalam dunia ONE Championship dan sekaligus mantan juara Garuda Super Fight di kelas Baku Hantam. Lalu bisa berlatar belakang Wushu Sanda, yang mana Arnol ini sudah langsung bergabung di divisi kelas terbang dan juga siap untuk menunjukan adanya teknik yang hebat. Laki-laki ini sekaligus mewakili Live Brotherman dan Indogym , dimana dirinya benar-benar seringkali melakukan debut promosinya tersebut dengan melawan Riski Umar.

 

Atlet Tarung Bernama : Priscilla Hertati Lumbangaol 

Terakhir ditutup dengan petarung wanita paling cantik dalam dunia pertarungan. Priscillia atau Hertati ini asal dari Jakarta. Dirinya sendiri adalah juara Nasional Wushu yang sudah berlatih sebagai seseorang yang berdisiplin bela diri tinggi seperti halnya Kickboxing dan juga Wushu. Perempuan yang saat ini sudah berusia 31 tahun telah menjalani debut ONE Championship dengan lawan langsung Tiffany Teo asal Singapura. Dan sangat amat tepat saat gelaran ONE Championship yakni ONE Throne of Tigers di bulan Februari tahun 2017. Dan untuk laga berikutnya Hertati akan langsung tampil di Ring ONE Championship dengan melawan petarung Audrey Laura Boniface asal malaysia. 

Dari 7 petarung ini benar-benar bisa kita banggakan. Hal ini memang dikarenakan, mereka dengan sangat baik mampu mengharumkan nama negara Indonesia. 

Categories
Seni bela diri

Petarung UFC Terhebat dalam Juara di 2 Kelas Berbeda

Halo guys , balik lagi nih bersama situs corp-reflection untuk membahas mengenai dunia UFC. nah, kali ini kita akan membantu kalian untuk mengetahui informasi mengenai petarung UFC Terhebat di dalam meraih gelar juara pada 2 kelas yang berbeda. Untuk mengingatkan kalian kembali, UFC pertama kali hadir atau pertama kali dibentuk sejak tahun 1993 dan dulunya memiliki ajang pertarungan dengan nama Mixed Martial Arts atau MMA yang menjadi pertarungan terbaik di dunia selain tinju. Selain itu sejak tahun 1993 hanya terdapat 7 petarung saja yang memang pernah meraih gelar juara dalam 2 kelas yang berbeda-beda. Dimana para petarung ini akan kami beritahukan pada bacaan yang ada di bawah ini. 

Memang pada dasarnya menjadi petarung MMA dalam komperisi UFC sangat amat diperlukan 3K (Kecepatan, Kekuatan, Konsisten ) jika kalian ingin menjadi juara nantinya. Sejak dibentuknya UFC pada tahun 1993, sudah banyak sekali petarung yang sudah menjadi juara. Akan tetapi, tidak banyak petarung UFC ini yang mampu merasakan juara di dalam 2 kelas yang berbeda-beda. Sampai saat ini, para pemain tersebut masih meraih kejuaraanya dengan 2 kelas yang berbeda. 

 

Petarung UFC Randy Couture 

Nama petarung ini dengan hebat dapat meraih 2 gelar. Dimana gelar pertamanya bermain di berat 93,4 – 120,2 KG. dan gelar yang kedua bermain di berat 84 – 93 KG. 

Untuk gelar yang Heavyweight, dirinya mengalahkan Maurice Smith pada tahun 1997 dalam UFC Japan di Yokohama – Negara jepang. Dirinya sendiri memang mantan pegulat nasional Amerika Serikat yang berhasil langsung dalam mempertahankan gelar juara dunianya pada kelas ini hingga 3x. Mantan petarung yang sebenarnya juga pernah menjadi bintang film ini menang dalam kelas baru. 

Dalam UFC 43, aktor yang pernah menghiasi dunia perfilman The Expendables 1-3 ini mengalahkan Chuck Liddell yakni tahun 2003 silam di kawasan Las Vegas -Nevada Amerika Serikat. Dari kemenangan ini dirinya menjadi juara terintim kelas Light Heavyweight. Dan tepat pada UFC yang ke 43 , dirinya memastikan lagi sebagai pemenang  dari kelas Light heavyweight. Nah dari 2 gelar dengan kelas berbeda ini menjadikan mantan petarung yang bernama lengkap Randall Duance Couture menjadi orang pertama dan bisa menjadi juara UFC dalam kelas berbeda-beda. 

 

Petarung UFC BJ Penn 

Nama petarung ini dengan hebat dapat meraih 2 gelar. Dimana gelar pertamanya bermain di berat 71 – 77 KG. dan gelar yang kedua bermain di berat 66 – 70 KG.

BJ Penn atau yang bernama asli Jay Dee Penn lll ini menjadi salah satu wajah UFC pada awal tahun 2000 silam yang sudah sangat amat populer dalam MMA. serangan yang dimiliki oleh BJ ini benar-benar agresif dan memiliki fisik yang baik. Selain itu, dirinya sudah menjadi petarung penjelajah yang seringkali berpindah kelas. Disini BJ Penn sendiri menjadi salah satu petarung MMA terbaik yang pernah ada. 

BJ Penn sudah menjadi juara dunia UFC untuk kelas Welterweight dalam debutnya yakni kelas UFC 46. Pada UFC ini dirinya mengalahkan Matt Hughes melalui rear naked choke yang ada di Las vegas – Amerika Serikat 31 Januari tahun 2004 silam. Selanjutnya kelas berbeda yang diraih oleh BJ Penn ini adalah LightWeight. Dan dari sini dirinya banyak diberi nama The Prodigy. Dimana dirinya benar-benar mengalahkan Joe Steven dalam UFC 80 di kawasan Newcastle – Inggris tanggal 19 Januari tahun 2008 dari Rear Naked Choke tersebut. Dan bisa dikatakan dirinya adalah orang kedua yang bisa menjuarai 2 gelar yang berbeda setelah Randy Couture. 

 

Petarung UFC Conor McGregor 

Nama petarung ini dengan hebat dapat meraih 2 gelar. Dimana gelar pertamanya bermain di berat 61 – 66 KG. dan gelar yang kedua bermain di berat 66 – 70 KG.

Petarung selanjutnya adalah McGregor. Dimana petarung ini berasal dari Irlandia dan langsung menjadi juara dunia UFC pada kelas featherweight tahun 194 pada saat sedang mengalahkan Jose Aldo. pertarungan ini langsung digelar di negara Amerika Serikat tepatnya pada kawasan Las Vegas tahun 2015 silam. Permainan yang diberikan benar-benar sangat cepat, hanya 13 detik saja Jose Aldo sudah langsung terkalahkan dan langsung K.O. 

Lalu masuk pada gelar kedua Conor McGregor yakni dalam kelas lightweight. Dimana, The Notorious ini telah memastikan adanya gelar juara dunia UFC untuk kelas lightweight setelah resmi mengalahkan Eddie Alvarez dalam UFC 205 di kawasan New York yakni 2016 silam. Dan dari hasil ini sendiri membuat McGregor menjadi petarung UFC pertama yang bisa meraih 2 gelar juara dalam saat yang bersamaan. 

 

Petarung UFC George St-Pierre

Nama petarung ini dengan hebat dapat meraih 2 gelar. Dimana gelar pertamanya bermain di berat 71 – 77 KG. dan gelar yang kedua bermain di berat 77 – 84 KG.

Dirinya berasal dari negara Kanada yang sudah pensiun sejak tahun 2017 silam. Walau sudah pensiun, tetap saja dirinya dalam dunia pertarungan tidak perlu kalian ragukan lagi. Hal ini dikarenakan dirinya sudah masuk sebagai salah satu petarung terbaik dalam ajang UFC dan telah masuk dalam Hall of Fame pada awal tahun. Dirinya menjadi juara pada kelas welterweight untuk pertama kali tanggal 18 November tepatnya tahun 2006 silam di kawasan Sacramento – Amerika Serikat untuk UFC yang ke 65. 

Disini dirinya mengalahkan Matt Hughes, dengan kekalahan K.O. akan tetapi di tahun berikutnya dirinya bisa dikalahkan oleh Matt Serra. Dari total 28 kali pertandingan, dirinya hanya memenangkan 26 kali pertandingan . lalu untuk kelas Welterweight sendiri telah dirinya juara dengan mengalahkan Matt Serra di Canada. Nah, untuk kelas Welterweight ini sendiri sudah memiliki 9 kali juara. 

Dari banyaknya penghargaan yang sudah dirinya terima, tepat tanggal 4 November tahun 2017 dirinya menyatakan pensiun dari dunia UFC. akan tetapi, dari kabar pensiun ini sempat ada kabar burung juga bahwasannya dirinya akan langsung kembali untuk melawan Khabib Nurmagomedov.

 

Pertarungan  UFC Daniel Cormier 

Petarung ini mengikuti 2 gelar yakni Light Heavyweight dengan berat pemainnya itu kisaran 84-93 KG. dan satunya lagi adalah kelas Heavyweight yang mana berat badan dari pemain yang mengikuti di angka 93,4 sampai dengan 120, 2 KG. 

Untuk laga yang pertama yakni Light Heavyweight saat menang pada laga yang digelar di kawasan Las Vegas yakni Mei tahun 2015 sudah mengalahkan Anthony Johnson. Lalu untuk juara selanjutnya, dirinya bermain pada kelas Heavyweight yang mana dirinya tampil dengan percaya diri melawan Stipe Miocic. Disini Daniel menang dengan melakukan K.O terhadap lawannya tersebut. Gelar ini bisa sekaligus menjadikan Daniel Cormier sebagai orang ke-2 yang bisa untuk meraih gelar pada juara kelas yang berbeda di dalam waktu yang sudah bersamaan. 

Mengapa bisa dikatakan orang kedua ? hal ini dikarenakan orang pertamanya adalah petarung bernama McGregor. 

 

Pertarungan UFC Amanda Nunes 

Untuk selanjutnya ada kelas mungil guys, dimana kelas ini untuk Bantamweight di angka 57,2 sampai 61,2 KG. lalu untuk gelar keduanya adalah kelas Featherweight di angka 61,2 sampai 65,8 KG. 

Amanda sendiri masuk sebagai salah satu petarung putri terbaik di UFC. untuk saat ini Amanda sendiri masuk dalam nomor urut ke 1 di ranking Pound for pound putri UFC. asal dari Amanda Nunes ini yakni dari Brazil dan mendapatkan nama lain sebagai The Lioness. 

Di dalam laganya yang waktu itu sempat digelar tahun 2016 pada kawasan Las vegas – Amerika Serikat, Amanda sendiri menang dengan cara melalui Submission di awal ronde. Dengan gelar yang ada, dirinya mempertahankan selama 3 kali. Nunes sendiri untuk kelas Featherweight dan menang dalam UFC 232 yakni dengan mengalahkan langsung Cris Cyborg tahun 2018 silam. Amanda Nunes menjadi petarung wanita yang selalu mempertahankan titel juaranya dalam 2 kelas yang berbeda.

Categories
My Blog

5 Fighter UFC yang Tak Tertandingi

Permainan UFC (Ultimate Fighting Championship) merupakan salah satu permainan olahraga yang berhasil menarik minat banyak penontonnya. Tak hanya itu banyak orang kerap mengikuti perkembangan dari acara olahraga yang satu ini. Aneka rekor sempurna berhasil mereka capai di tingkat kejuaraan joker123 dan UFC. Sebenarnya ada banyak petarung dari pertandingan UFC ini yang berhasil mencatatkan namanya di kejuaraan mulai dari tingkat nasional maupun tingkat internasional.

Namun banyak orang beranggapan bahwa panjang usia dari para kontestan yang ikut terjun ke dalamnya tidaklah panjang. Hal ini dikarenakan faktor usia seseorang yang tidak panjang. Terlebih lagi beberapa faktor seperti kesehatan, pola hidup, tingkat stres yang dimiliki banyak orang serta termasuk faktor keturunan sebagai salah satunya sering berperan penting dalam menjegal usia panjang para binaragawan dalam menggeluti bidang ini. Namun meskipun begitu, berikut di artikel ini akan membahas mengenai para sosok pemain UFC yang begitu tersohor hingga mendapat predikat tidak tertandingi.

Banyak sosok dari luar negeri terkenal dalam membawakan keharuman dari negaranya masing-masing untuk bertarung dengan kontestan sebagai perwakilan dari negara lainnya. Tanpa disangka-sangka dua diantara lima sosok ini berasal dari negara Rusia. Upaya mereka tentunya tidak dapat disebut sebagai langkah gampang yang diperolehnya tanpa perlu usaha keras sebelumnya. Meskipun begitu ada juga sosok tertentu yang berhasil mendapatkan kejuaraan dalam waktu yang cukup singkat, yaitu dalam waktu yang baru sekitar beberapa tahun. Tanpa introduksi lebih panjang lagi, mari kita simak informasi seputar para petarung yang terkenal hingga ke skala dunia ini.  

Para Bintang UFC

1. Khabib Nurmagomedov

Sosok petarung yang satu ini berasal dari Rusia dan memperoleh jabatan sebagai petarung UFC yang paling terkenal di dunia pergulatan hingga saat ini. Bahkan Khabib pun sekarang mendapat julukan sebagai The Eagle berkat kemenangannya dalam pertandingan saat mengalahkan Dustin Poirier di kejuaraan UFC 242 yang berlokasi di Abu Dhabi pada tanggal 7 September 2019 lalu. Pioneer yang satu ini berhasil mempertahankan gelarnya sebagai juara di dunia dalam kategori kelas ringan.

Dengan total telah memenangkan pertandingan hingga 28 kali, Khabib Nurmagomedov merupakan seorang binaragawan yang tercatat sangat disiplin dalam berlatih. Tak heran jika ia berhasil memperoleh banyak kejuaraan hingga mendapat predikat sebagai petarung UFC yang tidak dapat dikalahkan hingga masa kini. 12 kontestan lawannya banyak yang dimenangkan dalam pertandingan UFC. 8 macam kemenangan yang diperolehnya tercatat didapatkan dengan cara membuat KO pada kondisi lawannya, serta sepuluh jumlah submission atau kuncian yang memberinya kunci kemenangan.

 

2. Israel Adesanya

Sosok satu ini yang memiliki nama cukup unik berasal dari Nigeria. Ia telah mendapat kemenangan dari lawannya yang bernama Robert Whittaker di UFC 243. Pria berkulit hitam ini memiliki total rekor kemenangan sejumlah hingga 7 kali banyaknya di UFC. Selain itu Adesanya juga memiliki kemenangan di kejuaraan lain seperti di MMA. Gaya bermain dari Adesanya tergolong cukup agresif dalam melontarkan teknik penyerangannya. Dengan kekuatan yang besar ia tidak segan-segan untuk menghantam setiap lawannya dengan cepat, bertubi-tubi dan mengejutkan. Maka dari itu teknik yang digunakan Adesanya berhasil memberinya banyak kemenangan seperti tingkat KO dalam 1 kali di antara aneka macam kemenangan lain yang didapatnya.

 

3. Shamil Gamzatov

Selain Khabib Nurmagomedov, ada satu lagi sosok petarung asal Rusia yang banyak berkontribusi atas kemenangan pada olahraga jenis UFC. Meskipun sosoknya masih tergolong baru sebagai orang yang menggeluti dalam dunia UFC, namun Shamil Gamzatov berhasil membuktikan jati dirinya sebagai salah satu pejuang profesional yang memiliki reputasi baik lewat dari keberhasilannya saat bergabung dengan Professional Fighter League (PFL). Di usianya yang saat ini genap 29 tahun, Shamil juga telah berhasil mendapatkan kesempatan yang besar dalam dunia UFC. Salah satu keberhasilan yang membanggakan contohnya saat dikontrak selama empat pertarungan pada bulan Juli 2019 lalu.

Teknik yang digunakan petarung UFC yang satu ini  tergolong cukup variatif. Ia berhasil menguasai seni bela diri dengan menggunakan teknik brazilian jiu-jitsu serta sambo. Dengan kedua teknik ini sebanyak 13 jumlah pertarungan berhasil dimenangkannya. Dan berkat kedua sosok berkompeten asal Rusia, negara Rusia pun dapat berbangga diri telah memiliki kontestan dalam bidang pertarungan UFC yang mendunia. Jumlah kemenangan yang berhasil diperolehnya juga dapat dibedakan menjadi beberapa kategori. Lima kemenangan didapatkan Shamil berkat sistem KO, sedangkan lima kemenangan lainnya dengan status kuncian, serta aneka macam kemenangan lain juga diperolehnya dengan status lain yang beragam.

 

4. Gregor Gillespie

Pria satu ini mulai menapaki langkah karirnya di bidang UFC sejak tahun 2016. Di masa ini ia baru menduduki peringkat ke 11 dari kejuaraan kelas ringan. Petarung tangguh ini berasal dari Amerika Serikat. Ia juga mendapat beberapa status kemiripan seperti para petarung lain yang dibahas sebelumnya. Dimana mirip seperti Adesanya, Gregor Gillespie juga menjuarai 6 kemenangan dari KO, 5 kemenangan dari teknik kuncian, serta 2 lainnya berhasil dari perhitungan skor angka yang dihasilkan.

Gregor Gillespie tercatat berhasil melewati hingga sejumlah 13 pertarungan selama ia berkontribusi dalam dunia seni tarung. Selain itu juga mirip seperti Khabib Nurmagomedov, Gregor Gillespie memperoleh julukan sebagai The Gift dari enam pertarungan yang berhasil dilaluinya selama di UFC. Dalam catatan aktivitas bertarungnya, Gregor Gillespie juga dijadwalkan untuk bertanding melawan Kevin Lee di UFC ke 244 yang diberlangsungkan pada 2 November 2019 lalu.

 

5. Paulo Costa

Petarung yang satu ini berasal dari Brasil. Dan ia juga disebut sebagai petarung terbaik yang ada di gelanggang UFC pada masa kini. Paulo Costa juga mendapat julukan sebagai The Eraser, seperti beberapa petarung lainnya yang juga mendapat julukan berkat prestasinya dalam dunia UFC. Bagi Paulo itu sendiri, julukan ini berhasil diterimanya berkat peringkat kedua yang berhasil didapatkan pada pertarungan kelas menengah. Hal ini bisa disebut sebagai suatu hal yang mengagumkan, terlebih lagi melihat riwayat karirnya dalam pertandingan UFC yang belum lama. Ia baru mulai menggeluti profesi sebagai petarung di UFC sekitar sejak tahun 2017 yang lalu. Sebanyak 13 rekor kemenangan berhasil diterimanya, dan 11 diantaranya berhasil didapatkan dengan kemenangan berjenis KO.

Rekor pertandingan terakhir yang berhasil dimenangkan Costa adalah saat melawan Yoel Romero di pertandingan UFC 241 pada 17 Agustus 2019 lalu. Wah bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia pada tahun yang lalu ya? Berikut pembahasan dari lima macam petarung UFC yang hingga saat ini masih tidak tertandingi. Menarik ya informasi akan mereka seperti banyak diantaranya yang mendapat julukan sesuai dengan kemampuannya di gelanggang pertarungan. Apakah kamu sering melihat acara pertandingan macam ini? Atau pernah dengarkah kamu akan nama-nama petarung di atas ini? Mungkin kamu juga mengenal beberapa petarung lain yang juga memiliki peringkat tinggi entah itu di negaramu hingga ke skala internasional seperti kelima sosok ini? Tertarikkah kamu jika di suatu hari kelak bisa melihat secara langsung akan pertandingan UFC seperti ini?

Categories
Seni bela diri

Fakta Kamaru Usman Pemain UFC

Dengan cara menyandang sebuah sabuk dari juara UFC kelas Welter yang di dimana menjadikan  Kamaru Usman menjadi pemain UFC yang namanya sudah sangat terkenal dengan berbagai kemenangan dalam pertandingan yang dirinya miliki. Dimana  Kamaru Usman adalah seorang pegulat muslim yang di ketahui banyak sekali memenangkan pertarungan UFC. Dimana pada saat itu bertempat di Pulau Yas Abud Dhabi yang dimana pada saat itu digelar pertarungan UFC 251 dengan sebuah pertandingan yang bertajuk Fight Island yang dimana pertarungan itu antara Kamaru Usman vs Jorge Masvidal. Dimana pada saat pertarungan yang sengit tersebut  Kamaru Usman menang dan memang sabuk juara.

Sejatinya  Kamaru Usman yang dimana dirinya memegang sabuk juara UFC di kelas sbobet88 Welter dan dirinya sekarang di jadwalkan untuk dapat berhadapan dengan Gilbert Burns. Namun pada saat itu sayang nya Gilbert  yang dimana dirinya dinyatakan positif terkena virus corona, yang di mana pada saat itu akhirnya digantikan oleh Jorge Masvidal yang dimana kemudian dirinya lah yang menggantikan Gilbert yang muncul sebagai seorang penantang yang melawan  Kamaru Usman.

Fakta Kamaru Usman Pemain UFC

Dimana dalam pertandingan tersebut  Kamaru Usman sangat susah payah untuk dapat melumpuhkan Jorge Masvidal yang ada di pertandingan UFC 251. Dimana pertandingan tersebut berjalan sangat sengit dan diman hingga pertandingan tersebut telah mencapai lima ronde,  Kamaru Usman yang pada akhirnya menang dan berhasil mengalahkan Jorge. Sekaligus juga dalam pertandingan tersebut  Kamaru Usman yang dimana pertandingan tersebut dapat mempertahankan sabuk dari gelar juara di kelas welter UFC yang dimana hal tersebut sudah berhasil di pegangnya. Keberhasilan dari Kamaru Usman tersebut sebuah hal yang dimana sangat menarik perhatian, khususnya adalah para penggemar UFC  yang ada di Indonesia. Yang dimana sebagian besar hanya mengetahui bahkan 

Khabib Nurmagomedov sebagai satu petarung UFC berlabel yang menyandang peran juara yang beragama Islam. Sebab sama juga halnya seperti Khabib juga,Kamaru Usman sendiri ternyata juga seorang yang merupakan muslim. Bahkan Khabib dan juga Usman sendiri bukan sebatas saudara seiman saja, namun keduanya juga merupakan dua orang sahabat yang ternyata mempunya sebuah hubungan yang sangat dekat di dunia gulat UFC.

Maka dari itu, untuk mengenal lebih dalam tentang Kamaru Usman sebagai seorang pemain UFC yang beragama Islam. Dalam artikel ini kami sudah merangkum beberapa fakta menarik tentang Kamaru Usman  yang pastinya akan sangat menarik untuk anda simak. Merangkum lima hal yang wajib untuk dapat diketahui sebagai seorang yang menjadi suara di dalam kelas welter UFC tersebut

Berasal dari Nigeria

Jika Khabib sendiri yang dimana dirinya sendiri merupakan pegulat muslim yang berasal dari Rusia, beda halnya ternyata dengan Kamarul Usman yang dimana pegulat ini berasal jauh yaitu dari Benua Afrika, yang tepatnya adalah negara Nigeria. Kamaru Usman  sendiri di ketahui lahir di negara Nigeria hingga pada akhirnya menjadi seorang pemain UFC. Kamaru Usman  sendiri dirinya lahir pada 11 Mei tahun 1987 lahir di wilayah Kota Benin, yang merupakan ibukota dari Negara Bagian Edo, Nigeria.

Namun pada akhirnya Kamaru Usman  sendiri harus pindah ke Amerika Serikat bersama dengan keluarganya,m dimana pada saat itu Kamaru Usman sendiri masih berusia lima tahun. Kepindahan negara tersebut ternyata didasari oleh sebuah keinginan untuk mendapatkan sebuah kehidupan yang lebih layak pada saat itu. Meskipun besar di negara Amerika, namuan Kamaru Usman  tidak kehilangan jati dirinya yang dimana dirinya sebagai orang Nigeria. Terbukti dengan misalnya dengan sebuah julukan yang dimana hingga kini sangat di kenal dan juga disandangnya yaitu  sebagai ‘Nigerian Nightmare’.

Pegulat Berbakat

Jauh bahkan dirinya terjun kedalam dunia gulat UFC yang dimana dirinya menyandang banyak sekali status juara, Kamaru Usman  sendiri sudah tumbuh besar dan juga sebagai salah seorang pegulat yang sangat berbakat bahkan hal ini sudah diketahui sejak Kamaru Usman  sendiri masih berada di bangku sekolah. Kamaru Usman  selama bersekolah di Bowie High School di Arlington, yang berada di Texas, Usman sendiri dirinya sudah dapat memanage sebuah rekor gulat yang sangat fantastis yaitu dirinya sudah berhasil menang sebanyak 53 kali dan juha hanya mengalami 3 kali kekalahan.

Setelah dirinya sendiri lulus dan akhirnya melanjutkan sebuah pendidikan yaitu di Universitas Nebraska. Dirinya pada saat itu terus bergulat secara kompetitif. Hingga pada akhirnya Kamaru Usman mendapatkan sebuah penghargaan dari NCAA Divisi II All-America. Semasa kuliah Kamaru Usman juga sudah dapat menyandang sebuah status sebagai seorang yang memenangkan  juara nasional Divisi II NCAA 2010 dan juga sebagai anggota Tim Dunia Universitas yang berlangsung pada tahun yang sama. 

Awal Karier UFC

Usman sendiri dirinya telah memiliki sebuah catatan 5-1 dalam jejak karier profesional yang ada di MMA di level sirkuit yang berada di kelas  regional, ketika kemudian dirinya sendiri pada akhirnya dapat terjun ke ajang UFC pada Season 21 dari sebuah  “The Ultimate Fighter” pada tahun 2015. Dalam sebuah pertarungannya pada saat itu Kamaru Usman  sendiri pertamanya kala itu mendapatkan sebuah kenangan dengan melawan Michael Graves.

Selanjutnya juga Kamaru Usman  dengan sebuah  hasil kemenangan dan juga angka, dimana dirinya pada saat itu bisa untuk dapat mengalahkan Steve Carl , yang dimana membuatnya berhak untuk dapat melaju ke dalam final UFC yang berada pada season 21 itu. Di final itu yang dimana pada akhirnya Usman dapat berhasil untuk mencatatkan sebuah kemenangan KO yang pertamanya dimana melawan Hayder Hassan. Sehingga dapat mengantarkannya sebagai seorang petarung papan atas yang ada di dalam UFC.

Fakta dari Petarung Muslim Juara UFC, Kamaru Usman

Seperti yang dimana sudah disinggung di awal. Selain dirinya juga sama-sama merupakan sebuah pegulat dalam ajang UFC yang dimana dirinya seorang muslim, Kamaru Usman sendiri juga memiliki sebuah kedekatan yang sangat akrab dengan Khabib Nurmagomedov. Dalam beberapa kesempatan, yang dimana Usman sendiri pada akhirnya juga sering terlihat dapat menyaksikan sebuah pertarungan langsung Khabib.

Salah satunya adalah dimana ketika temannya itu mengalahkan Conor McGregor. Kedekatan Usman dan juga Khabib, selain sebagai hubungan sesama pegulat UFC muslim, juga hal tersebut dimana hubungan mereka tersebut yaitu dilatarbelakangi oleh asal dari agensi mereka yang dimana mereka sama-sama dari Dominance MMA.

Memiliki Saudara Pegulat MMA

Selain Kamaru Usman yang juga terjun sebagai seorang pegulat dalam ajang gulat UFC, yang diketahui juga dimana sang adik yang juga mengikuti jejaknya yang terjun ke ajang gulat dan berada di MMA.

Adik laki-laki Usman yang dahulu adalah pemain sepak bola saat masih  berada dalam perguruan tinggi, namun yang dimana dirinya tersebut kemudian terjun ke dalam ajang gulat MMA dalam sebuah kelas berat. Saat ini juga Mohammed Usman yang dimana dirinya memegang sebuah rekor profesional yaitu sebanyak 3-1. 

Meski dirinya sama-sama terjun ke dalam dunia gulat MMA, Kamaru Usman dan juga Mohammed Usman sayangnya jarang terlihat menghabiskan waktu bersama untuk berlatih.

Categories
Seni bela diri

Petarung UFC Terkaya

UFC sendiri adalah sebuah ajang gulat yang dimana sudah di naungi oleh promotor pertarungan MMA atau yang dikenal juga dengan nama Mixed Martial Art. Yang dimana banyak pegulat profesional yang terdapat dalam ajang tersebut, ajang yang biasanya berbasis di Las Vegas, Nevada dan juga menjadi salah satu pertarungan gulat yang sangat populer yang ada di dunia. Dimana dalam acara ini terdapat beberapa petarung UFC yang telah sangat berhasil dan juga menghasilkan banyak sekali uang dari penontonnya. Bahkan saat laga maupun juga kontrak lainya yang ada di luar octagon seperti halnya iklan yang biasanya dengan merek ternama yang ada di dunia. 

Pegulat UFC Terkaya

Hal tersebutlah yang juga menyebabkan para pegulat yang bertarung dalam ajang UFC sendiri adalah sebuah pertarungan yang sangat menghasilkan banyak sekali uang di dalamnya. Dimana bayaran yang sangat besar akan diterima oleh para pemain jika dapat memenangkan pertandingan dan meraih sebuah gelar juara. Dimana pemain yang sudah mendapatkan gelar dan juga sabuk juara juga biasanya bayaran untuk sebuah iklan akan lebih besar dibandingkan dengan pemain yang belum memperoleh sebuah nilai juara.  Dalam artikel ini akan dibahas beberapa pemain UFC terkaya berdasarkan data pada tahun 2020 yang dimana data tersebut dikutip dari  Middle Easy, berikut ini para pemain UFC yang sangat kaya, beberapa kekayaannya dihasilkan selama menjadi seorang pegulat. 

BJ Penn (kekayaan bersih 22 juta dolar)

Pertama sebagai seorang pegulat UFC dengan kekayaan bersih yang ditaksir sebanyak 22 juta dolar BJ Penn. BJ Penn sendiri dianggap sebagai salah seorang pegulat besar yang mempunyai kekayan banyak yang dimana dirinya masuk ke dalam jajaran pegulat terkaya. BJ Penn sendiri dianggap sebagai salah seorang pegulat dengan nama yang sudah sangat besar, dan diketahui juga bahwa BJ Penn sendiri pegulat yang pernah masuk ke dalam Octagon. Yang dimana BJ Penn Sendiri  bisa dibilang  juga menjadi salah satu  dari pejuang UFC terbaik yang pernah tercatat dalam ajang tersebut.

Penn adalah satu dari sedikit pria yang dimana dirinya sudah dapat memenangkan gelar dalam berbagai macam gelar dalam berbagai ajang. Selain fakta yang menyebutkan jika BJ Penn sendiri memang berasal dari keluarga kaya, dan juga menjalan sebuah situs web dengan namanya sendiri. Selain itu ada sebuah acara besar yang bernama pay-per-view UFC terbesarnya yang juga pernah ada di dalam  UFC 94 yang di mana dirinya pada saat itu bertanding sebagai penantang yang pada saat itu melawan Georges St-Pierre dalam sebuah pertandingan ulang untuk dapat memperebutkan sebuah gelar dari kelas welter.

Brock Lesnar (kekayaan bersih 28 juta dolar)

Selanjutnya pegulat yang namanya sudah tidak asing lagi dalam ajang gulat dan ternyata masuk kedalam jajaran pegulat kaya adalah Brock Lesnar. Brock Lesnar sendiri pada awal menemukan kesuksesan yang ada di WWE, NCAA Wrestling, dan juga UFC, dan dimana dirinya juga pada saat itu menjadi seorang pegulat yang berhasil untuk memenangkan kejuaraan di ketiga di olahraga tersebut. Brock Lesnar sendiri dianggap sebagai seorang atlet terkenal yang dimana dirinya berhasil memasukan namanya ke dalam daftar petarung MMA terkaya.

Dimana nama Brock Lesnar sudah menjadi nama dari petarung terkenal yang mempunyai banyak sekali tawaran iklan dan juga acara yang pastinya dibayar dengan harga yang mahal. Brock Lesnar setelah dirinya sendiri membuat namanya besar di WWE, Brock Lesnar sendiri mengalihkan sebuah fokusnya ke ajang UFC dimana pada akhirnya dirinya sendiri mendapatkan sebuah kesepakatan yang sangat menguntung nya.

Dia juga sempat kehilangan debutnya dimana dirinya pada saat itu sudah pernah menang empat kali selama berturut-turut. Brock Lesnar pada tahun 2008 dirinya juga sempat mengalahkan Randy Couture, yang dimana pada saat memenangkan sebuah Kejuaraan yang berada di sebuah Kelas Berat UFC. Lesnar sendiri juga menjadi seorang pegulat yang bertanggung jawab atas beberapa acara tv terlaris yang ada sepanjang masa untuk sebuah promosi ini, menjadi seseorang dalam berita utama UFC 100 dan juga 116. Hal inilah yang dimanja dirinya masuk ke dalam jajaran pegulat kaya yang dimana kekakyaannya ditaksir sebanyak 22 juta dolar pada saat ini. Dan hal tersebutlah yang membuat nama Brock Lesnar masuk ke dalam jajaran pegulat profesional. 

Georges St. Pierre (kekayaan 30 juta dolar)

Selanjutnya yang masuk ke dalam jajaran pegulat terkaya dengan kekayaan yang ditaksir sebanyak 30 juta dolar adalah Georges St. Pierre. Georges St. Pierre sendiri adalah seorang petarung yang berasal dari Kanada dan juga merupakan seorang pegulat terkemuka dalam sejarah olahraga yang dengan rekor 26-2. Dia adalah sebuah petarung pertama yang dimana dirinya pensiun sebagai salah seorang dari juara UFC dengan kemenangan yang bertumbuh dan hanya untuk dapat kembali ke dalam kelas berat dan bary untuk dapat meraih sabuk kemenangan yang lainnya.

Georges St. Pierre sendiri dirinya tercatat hanya dua kali mengalami kerugian yaitu pada GSP datang ke Matt Hughes dan juga Matt Serra. Namun pada hal ini yang kembali dengan mengalahkan dua orang pemain yang dominan yaitu berhasil untuk dapat mengambil gelar dari Hughe, dan juga dirinya dapat berhasil untuk merebut kembali sabuk tersebut dari Serra. Georges St. Pierre sendiri adalah seorang pegulat yang dimana dirinya sudah dipuji sebagai salah seorang dari pegulat yang menjadi duta besar profesional untuk olahraga yang dapat membuatnya dapat menghasil uang yang banyak selama bertahun-tahun sebagai seorang pegulat. 

Conor McGregor (kekayaan 120 juta dolar)

Yang terakhir adalah seorang pegulat yang masuk kedalam pegulat terkaya yang ada di dunia UFC adalah Conor McGregor. Pastinya anda yang menggemari olahraga gulat sudah tidak asing dengan petarung yang satu ini karena, Conor McGregor petarung yang paling terkenal namanya yang pernah ada di dalam ajang UFC.Conor McGregor sendiri seorang pegulat yang dimana dirinya bersalah di dalam ajang UFC pada tahun 2013, dan namanya mulai meledak dan sangat populer saat dirinya berhasil untuk dapat meraih gelar tersebut. Sementaran sebelumn menyatukan sebuah gelar popularitas saat dirinya meraih gelar tersebut kemudian dirinya menjadi orang pertama yang terkenal dalam UFC.

Selain itu juga dimana dirinya dengan cara mengikuti pertandingan tinju legendaris yaitu pada saat melawan Floyd Mayweather, yang di mana pada saat itu mendapatkan enam angka. Ditambah lagi juga yang dimana dirinya juga sangat terkenal dengan iklan-iklan yang dibintanginya seperti salah satunya adalah iklan wiski yang paling populer dan juga fakta bahwa dirinya juga memang semua PPV penjualan teratas untuk produk olahraga dan juga membuat yang dirinya menjadi pemain dan juga petarung terkaya di dalam daftar UFC.